The Last Stand

Mungkin anda tak asing lagi khususnya masyarakat minang dengan akun facebook bertajuk “Jaringan Ateis Minang”. Sebuah grup yang mengklaim diri bahwa mereka tak percaya dengan adanya tuhan, surga dan neraka dan seterusnya. Dan konon katanya diasuh oleh orang yang mengaku orang minang (dan terbukti juga non minang). Tujuan mereka tak lain adalah menjaring sebanyak-banyaknya member facebook untuk mengikuti mereka dan berusaha mengeluarkan mereka dari agama yang mereka anut. Anehnya, mereka justru hanya memojokkan ,menghina, menistakan Islam dari pada yang lain, sedang agama nashrani dan yahudi tak pernah disinggung , tapi malah dibela-bela. Sungguh memprihatinkan memang karena grup tersebut sudah begitu heboh dan menjadi perbincangan masyarakat, khususnya di daerah Sumatera Barat.

Mari kita sama-sama merenungi  firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai berikut :

….Dan berbuat fithah* lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (Q.S Al-Baqarah:217)

*Fitnah di sini berarti penganiayaan dan segala perbuatan yang dimaksudkan untuk menindas Islam dan Muslimin.  (footnote). Dan fitnah seperti inilah yang sangat berbahaya yang  menyerang pikiran seseorang. Jelas dan tegas Allah SWT karena dampaknya dan dosanya jauh lebih dasyat dari pada membunuh jiwa seseorang. Karena Allah Maha Tahu dengan konsekwensi fitnah yang bisa membawa orang lain terbawa oleh kesesatan di sadari atau tidak sehingga berujung menuju kemurtaddan.

Nah sebagai muslim, apa tanggapan anda dengan hadirnya akun ini? Tentu saja ini akan menjadi masalah besar. Kenapa? Karena laman ini memposting hal-hal sensitif menyangkut SARA (Suku, Agama dan Ras). Suku, karena mereka dengan terang-terangan menempelkan kata “MINANG” yang sangat jelas adalah mewakili semua suku yang berasal dari Sumatera Barat yang mayoritas memeluk agama Islam. Ini adalah bentuk  pelecehan atas salah satu suku bangsa di indosesia. Agama, karena kebanyakan juga mereka membahas permasalahan dalam urusan agama, namun yang anehnya lebih menonjol justru membahas agama Islam (heran juga, jelas-jelas ateis masih saja mau mikirin agama orang lain) dengan bumbu-bumbu para komentator yang justru menyakitkan dan membuat miris. Ras, karena juga menyangkut hajat hidup manusia secara umum. Kita sepertinya diarahkan untuk percaya dengan argumen-argumen dangkal dari sumber-sumber  yang justru tidak jelas asal usulnya karena mereka mengukur segala sesuatu itu menurut akal pikiran mereka saja.

Ada beberapa strategi yang mereka lakukan untuk “menyerang” keimanan kita:

  1. Melemparkan perkara syubhat (samar-samar);.

Syubhat disini adalah perkara-perkara agama yang masih ada perbedaan pendapat di kalangan  muslimin. Sehingga kaum muslimin akan terus berpecah belah dan pada akhirnya seorang muslim bisa saja meragukan perkara tersebut karena kedangkalannya terhadap ilmu Islam itu sendiri, sehingga terjebak dalam pemahaman mereka dan pada akhirnya melunturkan nilai-nilai Islam dalam dirinya

2.    Memutar balikan fakta.

Kita selalu disuguh dengan masalah-masalah  yang kita belum tahu seluk beluk asal usulnya atau paling tidak sedikit tahu, sehingga kita dengan tanpa menyelidikinya bisa saja percaya dengan semua- argumen yang mereka sodorkan dengan melibatkan logika-logika pemikiran yang justru menjerumuskan kita pada pola pikir mereka. Mereka juga berusaha mengaburkan sejarah Islam itu sendiri dengan menimpali bukti-bukti yang tidak jelas asal usulnya.

     3.    Menafsirkan Al-Qur’an dan hadist menurut versi mereka.

Sehingga kita akan meragukan kebenaran Al-Qur’an karena dalam bahasa arab satu kata bisa menghasilkan multi tafsir. Dan kita yang hanya punya sedikit ilmu akan hal ini akan bisa “membeli” kata-kata tersebut. Padahal para ulama terdahulu sudah menulis kitab kitab tafsir yang sudah teruji kebenarannya sesuai dengan kaidah dan kejadian turunnya surat dan ayat Al-Qur’an di jaman Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam. Dan ironisnya kita pun mungkin belum pernah sedukitpun membaca tafsir-tafsir tersebut.

Akankah kaum muslimin percaya semua akan hal ini? Jawabnya mungkin saja karena tujuan meraka tak lain menyerang akidah kaum muslimim dan generasi muslim yang keimanannya  lemah dan dangkal akan semakin dangkal dan ujung-ujung bisa murtad dari agama islam. Bagi muslim yang kuat imannya dan tahu permasalahan dalam ilmu keislaman tentu akan tahu ini semua adalah tipudaya iblis, karena semuanya dusta, berikut dengan kata- kata kasar  dan kotor menyiratkan kebencian yang dalam dan tidak bermoral. Bisakah akal sehat menerima bukti-bukti di sertai dengan rangkaian kata-kata jorok dan mencerminkan kedangkalan ilmu?? TENTU TIDAK!!!

Akankah kita diam begitu saja dalam hal ini? TIDAK!!!

“ Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan).(QS Al-A’raaf: 202)

Lihatlah!!! Para pasukan dajjal sudah mulai berbaris memproklamirkan diri secara terang-terangan. Meneror iman dan akidah kita setiap waktu lewat tulisan-tulisan mereka, dimanapun kita berada.  Ini merupakan fitnah yang sudah diperingatkan oleh Rasulullah 1400 tahun yang lalu. Dan kemunculan dajjal merupakan fitnah terbesar dalam sejarah umat manusia di akhir jaman. Apakah kita sudah di akhir jaman? Rasulullah dalam hadistnya juga mengisyaratkan bahwa jarak antara beliau dengan akhir jaman seperti dua jari yaitu telunjuk dan jari tengah. Dan jelaslah bahwa kita merupakan umat akhir jaman.

Lalu, bagaimana tindakan selanjutnya? Tentu, sebagai muslim sejati, lakukanlah apa yang semestinya yang bisa kita lakukan dalam membela agama ini.  Tetapkan dalam hati bahwa saatnya kita harus bersatu  bekerjasama menumpas segala kemungkaran yang bisa membahayakan akidah dan kehidupan anak dan cucu kita dari cengkraman iblis berwujud manusia ini. Jangan biarkan kita terus menerus terbelenggu dengan ketidak tahuan kita tentang agama dan bekali diri dan keluarga kita agar kokoh terhadap serangan-serangan fitnah yang membabi-buta meneror keimanan kita dan dalam rangka beribadah hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Sebagai orang minang, saya mengingkari pemikiran-pemikiran sesat tersebut. Karena orang minang yang mayoritas kaum muslimin tidak akan tunduk oleh paradigma yang disodorkan dan tidak akan mengkhianati para ulama khususnya asal minang yang sudah berjuang untuk menyatukan umat ini.  Mari menjadi bagian penolong agama Allah sesuai perintah-Nya:

“ Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong -penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah – penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang. (QS. As-Shaff:14)

Hasbunallah wa ni’mal wakiil [cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung]

Diselesaikan hampir 3 dari jam 11 sampai jam 02 malam , 10/11 April 2012.

About deftleon
Hi, I'm originally from Padang & I love to make friends. I was born in Bukitinggi, Sumatera Barat, Indonesia,(the country that I love most). I love Islam, Allah and Muhammad Salallahu Wa'alaihi Wassalam. Right now, I am working as English Teacher in a private senior high school in Bogor. And I enjoy it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: