Simple Past

Kita menggunakan past simple  untuk membicarakan tentang kegiatan pernyataan yang kita anggap selesai di masa lalu.

Kita menggunakannya untuk membicarakan tentang hal-hal khusus di waktu tertentu.

  • She came back last Friday.
  • I saw her in the street.
  • They didn’t agree to the deal.

Dapat juga digunakan untuk membicarakan rentang waktu.

  • She lived in Tokyo for seven years.
  • They were in London from Monday to Thursday of last week.
  • When I was living in New York, I went to all the art exhibitions I could.

Anda akan menemukan past simple digunakan dengan ungkapan waktu seperti berikut ini:

  • Yesterday
  • three weeks ago
  • last year
  • in 2002
  • from March to June
  • for a long time
  • for 6 weeks
  • in the 1980s
  • in the last century
  • in the past


Taken from for original English version.

Translated by David Haris


The imperative/Kalimat Perintah

Kita boleh menggunakan imperative untuk memberikan perintah langsung.

  1. Take that chewing gum out of your mouth.
  2. Stand up straight.
  3. Give me the details.

Kita boleh menggunakan imperative untuk memberi instruksi/petunjuk.

  1. Open your book.
  2. Take two tablets every evening.
  3. Take a left and then a right.

Kita boleh menggunakan imperative untuk mengundang.

  1. Come in and sit down. Make yourself at home.
  2. Please start without me. I’ll be there shortly.
  3. Have a piece of this cake. It’s delicious.

Kita boleh menggunakan imperative untuk member tanda dan pemberitahuan.

  1. Push.
  2. Do not use.
  3. Insert one dollar.

Kita boleh menggunakan imperative untuk memberi saran secara tidak formal tapi ramah.

  1. Speak to him. Tell him how you feel.
  2. Have a quiet word with her about it.
  3. Don’t go. Stay at home and rest up. Get some sleep and recover.

Kita boleh menggunakan imperative secara lebih sopan dengan menambah kata kerja “Do”.

  • Do be quiet.
  • Do come.
  • Do sit down.

Taken from Translated by David Haris

Adverbial Phrase/ Frase Adverbia

Adverbial phrases atau frase adverbia adalah frase yang terdiri dari satu atau lebih kata keterangan (adverbia) yang menerangkan verba, adjektiva, atau klausa. Head dari frase adverbia, tentu saja, adalah adverbia. Dan tambahan adverbia setelah head dikenal dengan istilah intensifier.

Contoh frase adverbia:
– He scored the goal very quickly. 
– He graduated very recently.
– She left quite suddenly.
 Unfortunately for him, his wife came home early.

Frase preposisi dalam kalimat juga dapat berfungsi sebagai frase adverbia. Perhatikan contoh berikut dibawah ini.
– She lost her head at the retro love-in.
– The salesperson skimmed over the product’s real cost.

– The boss was thrilled at their attitude.
– The rock climbers arrived late at night.

Taken from

Relative Pronouns/Kata Ganti Penghubung (Part 2)

Bogor, 7 November 2011. David Haris.

Relative Pronouns atau Kata Ganti Penghubung adalah kata ganti yang menghubungkan antara dua klausa yang menunjukan keterkaitan antara klausa pertama dan kedua, dengan cara menggabungkan keduanya menjadi satu kalimat. Fungsinya adalah mengambarkan kata yang menjadi fokus dalam kalimat tersebut. Ini ditunjukkan oleh klausa kedua yang menggunakan subject pronoun (he,she,it, they,we I ,you ) atau object pronoun (him, her,its, their, me, your) atau possessive pronoun (his, her(s), its, their(s), my/mine, your(s)). Oleh karena itu, kata ganti tersebut kemudian di ubah menjadi Kata Ganti Penghubung (relative pronoun).

Perhatikan contoh-contoh di bawah ini:

Kata yang di beri boldface adalah kata yang menjadi fokus


1. People as the subject (Who/That)

–          The man is my teacher.

–          He got an accident last night.

He got an accident last night.

The man who/that got an accident last night is my teacher.

2. People as the object (whom)

–          The boy is my neighbor’s son.

–          You met him at the restaurant yesterday.

You met him at the restaurant yesterday

The boy whom you met at the restaurant yesterday is my neighbor’s son

3. Things (that/which)

–          I like the house.

–          It has a swimming pool.

It has a swimming pool.

I like the house that/which has a swimming pool.

4. Possession (whose/of which)

–          The woman was hospitalized this morning.

–          Her son was found guilty in a murder case.

–          Her son was found guilty in a murder case.

The woman whose/of which son was found guilty was hospitalized this morning.

Written By David Haris

Passive Voice/ Kalimat Pasif

Kita menggunakan Bentuk kalimat Active untuk menyatakan perbuatan subject.

  • He drove the car yesterday.
  • I clean my house once a week

Kita menggunakan bentuk kalimat Passive untuk menyatakan apa yang terjadi pada subject.

  • The car was driven by somebody else yesterday.
  • The house was cleaned only yesterday

Kadang ketika kita menggunakan kalimat Passive, kita tidak mengetahui siapa pelakunya.

  • My watch was made in Switzerland.
  • My car has been damaged.

Relative Pronouns/ Kata Ganti Penghubung

Relative pronoun adalah kata ganti yang memperkenalkan relative clause. Disebut sebagai “ relative pronouns” karena fungsinya menghubungkan kata tersebut dan menjelaskannya. Sebagai Contoh:

  • The person who phoned me last night is my teacher.

Pada contoh diatas “who

  • Berhubungan dengan “person/orang”
  • Memperkenalkan klausa penghubung (Relative Clause): “who phoned me last night”

Ada lima relative pronouns:  whowhomwhosewhichthat.

Who (subject) dan whom (object) dan umumnya sebagai kata ganti orang (person). Whose  untuk kata ganti kepemilikan (possession). Which untuk kata ganti benda. Dan that juga sebagai kata ganti untuk orang  dan benda yang posisinya sebagai subject atau object untuk menjelaskan relative clause (Merupakan klausa yang penting untuk kalimat dan tidak hanya sebagai penambahan info)

Read more of this post